Postingan

Yulianus Petege Raih Juara 4 Lomba Foto Internasional πŸ“ΈπŸ†

Gambar
  Yulianus Petege Raih Juara 4 Lomba Foto Internasional πŸ“ΈπŸ† Oleh: Yulianus Petege  Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Teuku Umar. Yulianus Petege , mahasiswa Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik, berhasil meraih Juara 4 dalam ajang Aceh Global Youth Photography Award 2026. Melalui karya fotografi bertema alam, Yulianus Petege berhasil menunjukkan kreativitas, visual storytelling, dan kecintaan terhadap keindahan alam Indonesia. Foto yang menampilkan suasana air terjun alami dengan cahaya yang dramatis ini menjadi salah satu karya terbaik dalam kompetisi tersebut. Prestasi ini bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Universitas Teuku Umar serta kebanggaan sebagai anak Papua yang mampu berkarya dan bersaing di tingkat internasional. Semangat dan perjuangan ini menjadi bukti bahwa anak muda Papua juga memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menginspirasi banyak orang melalui karya dan kreativitas. Ajang ini diselenggarakan...

Malam, Gitar, dan Cerita Anak Rantau

Gambar
  Malam, Gitar, dan Cerita Anak RantauπŸ”΄πŸŸ‘πŸŸ’ Oleh: Yulianus Petege  Malam itu terasa tenang. Angin pantai berhembus pelan, diiringi suara ombak yang datang dan pergi tanpa henti. Aku duduk santai, memegang gitar yang selalu setia menemani perjalanan ini. Petikan demi petikan mulai mengalun. Bukan hanya nada, tetapi juga cerita—tentang perjuangan, tentang rindu yang terpendam, dan tentang mimpi yang terus diperjuangkan meski jauh dari rumah. Menjadi anak rantau bukan perkara mudah. Ada kalanya rasa sepi datang menghampiri. Namun, dari situlah aku belajar menjadi lebih kuat, lebih tenang, dan lebih memahami arti dari setiap langkah hidup. Di tengah kesederhanaan malam, aku menemukan ketenangan. Bahwa hidup tidak harus selalu ramai untuk terasa berarti. Kadang, dalam diam kita menemukan arah, dan dalam sepi kita menemukan makna. Malam ini mengajarkanku satu hal: perjalanan ini memang tidak mudah, tetapi aku akan terus berjalan—dengan hati yang kuat dan mimpi yang tetap menya...

Perjalanan Merantau di Aceh: Wawancara Bersama Bapak Rahmad Hidayat, SP

Gambar
 Perjalanan Merantau di Aceh: Wawancara Bersama Bapak Rahmad Hidayat, SP Oleh: Yulianus Petege   πŸ“Έ Dokumentasi wawancara bersama Bapak Rahmad Hidayat, SP Momen berbagi cerita tentang perjuangan merantau dan proses belajar di tanah orang. Pendahuluan Halo, saya Yulianus Petege , berasal dari Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. Saat ini saya merantau di Aceh untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknik sipil. Bagi saya, merantau bukan hanya tentang kuliah, tetapi juga tentang belajar hidup, menghadapi tantangan, dan menjadi pribadi yang lebih kuat. Hasil Wawancara Bapak Rahmad Hidayat, SP : Bisa perkenalkan diri kamu? Saya Yulianus Petege , berasal dari Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah . Saat ini saya merantau di Aceh untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknik sipil. Bapak Rahmad Hidayat, SP : Mengapa kamu memilih merantau ke Aceh untuk kuliah? Yuli : Saya ingin mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan pengalaman hidup di luar kampung halaman, pak. Bapak R...

Dari Papua ke Aceh Barat: Perjalanan Jauh Mencari Ilmu dan Menemukan Persaudaraan

Gambar
Dari Papua ke Aceh Barat: Perjalanan Jauh Mencari Ilmu dan Menemukan Persaudaraan⚡ Oleh :Yulianus Petege  Dari Papua kami datang, menempuh jarak yang tidak dekat, meninggalkan rumah, keluarga, dan tanah kelahiran demi satu tujuan: mencari ilmu. Langkah kami mungkin berat di awal, tapi keyakinan membuat kami terus berjalan sampai akhirnya dipertemukan di tanah rantau ini. Foto ini bukan sekadar gambar kebersamaan. Ia adalah potongan cerita tentang perjuangan, tentang rindu yang sering disimpan, dan tentang persaudaraan yang tumbuh tanpa direncanakan. Di balik senyum yang terlihat, ada proses panjang menyesuaikan diri, belajar hidup mandiri, dan saling menguatkan satu sama lain. Di Aceh Barat, kami belajar bahwa perbedaan bukan penghalang. Logat, kebiasaan, dan latar belakang justru menjadi warna yang memperkaya kebersamaan. Meja kayu sederhana, gelas minuman, dan tawa yang lepas menjadi saksi bahwa kami telah menjadi keluarga di perantauan. Rindu Papua sering datang saat malam sunyi...

MEMPERINGATI 1 DESEMBER – REFLEKSI 64 TAHUN PERJALANAN SEJARAH DAN IDENTITAS PAPUA (1961–2025)

Gambar
  MEMPERINGATI 1 DESEMBER – REFLEKSI 64 TAHUN PERJALANAN SEJARAH DAN IDENTITAS PAPUA (1961–2025 ) Oleh :Yulianus Petege Tanggal 1 Desember telah melekat sebagai salah satu momen bersejarah bagi banyak masyarakat di Tanah Papua. Tahun demi tahun, tanggal ini menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjalanan panjang sejarah, budaya, serta dinamika yang membentuk identitas Papua hingga kini. Tahun 2025 menandai 64 tahun sejak 1961, sebuah rentang waktu yang penuh kisah, harapan, dan tantangan. Momen ini tidak hanya diingat sebagai sejarah, tetapi juga sebagai kesempatan bagi masyarakat untuk menyuarakan identitas, menunjukkan kebanggaan budaya, dan memperkuat komitmen terhadap masa depan yang damai. πŸ“Œ Sejarah dan Ingatan Kolektif Setiap bangsa, suku, atau masyarakat memiliki titik-titik penting dalam sejarahnya—titik yang dikenang, dibicarakan, dan dijadikan bahan refleksi. Bagi banyak anak muda, tanggal 1 Desember adalah salah satu dari titik itu. Melalui foto, karya seni, musik, da...

Fotografer Perantau di Universitas Teuku Umar

Gambar
πŸ“Έ Fotografer Perantau di Universitas Teuku Umar Oleh: Yulianus Petege   Aku, Yulianus Petege, mahasiswa asal Provinsi Papua Tengah , Kabupaten Dogiyai , kini menempuh pendidikan di Universitas Teuku Umar, Aceh Barat . Merantau jauh dari tanah kelahiran bukanlah hal yang mudah. Namun, di sinilah aku belajar tentang arti semangat, perjuangan, dan keteguhan hati. Fotografi bukan sekadar hobi bagiku — ia adalah cara untuk mengekspresikan diri dan berbagi cerita. Di sela-sela kesibukan kuliah, aku selalu membawa kamera ke mana pun pergi. Setiap jepretan yang kuambil adalah saksi perjalanan dan bukti bahwa mimpi bisa diwujudkan di mana saja, selama kita berani berusaha. Kini aku juga bergabung bersama HUMAS UTU NEWS , tempat di mana aku bisa menyalurkan minatku di dunia fotografi dan jurnalistik. Di sini aku belajar lebih banyak tentang dokumentasi, publikasi, dan bagaimana sebuah gambar mampu menyampaikan pesan yang kuat kepada banyak orang. Hidup di tanah perantauan mengajarkanku bah...

Danau Makamo: Pesona Alami Papua yang Berbentuk Pulau

Gambar
  Danau Makamo: Pesona Alami Papua yang Berbentuk Pulau Papua πŸ“Έ Foto: @Davidphoto Tulis oleh: Yulianus Petege Papua memang selalu menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Salah satunya adalah Danau Makamo, sebuah danau kecil yang terletak di Kabupaten Dogiyai, Papua. Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, danau ini punya keunikan tersendiri karena bentuknya menyerupai Pulau Papua. Keindahan Alam di Kaki Gunung Dadiyai Danau Makamo berada di dataran tinggi yang dikelilingi oleh Gunung Dadiyai serta bukit-bukit hijau yang menawan. Pemandangan di sekitar danau begitu indah, dengan udara sejuk pegunungan yang menenangkan hati. Tidak heran, danau ini menjadi salah satu permata tersembunyi di Dogiyai yang mulai dikenal banyak orang. Sejarah dan Kehidupan Suku Mee Selain bentuknya yang unik, Danau Makamo juga memiliki nilai sejarah dan budaya. Bagi Suku Mee, danau ini dulunya menjadi tempat bermukim serta sumber pangan utama. Kehidupan masyarakat sekitar sangat bergantung pada alam, da...