Malam, Gitar, dan Cerita Anak Rantau

 

Malam, Gitar, dan Cerita Anak Rantau🔴🟡🟢

Oleh: Yulianus Petege 


Malam itu terasa tenang. Angin pantai berhembus pelan, diiringi suara ombak yang datang dan pergi tanpa henti. Aku duduk santai, memegang gitar yang selalu setia menemani perjalanan ini.

Petikan demi petikan mulai mengalun. Bukan hanya nada, tetapi juga cerita—tentang perjuangan, tentang rindu yang terpendam, dan tentang mimpi yang terus diperjuangkan meski jauh dari rumah.

Menjadi anak rantau bukan perkara mudah. Ada kalanya rasa sepi datang menghampiri. Namun, dari situlah aku belajar menjadi lebih kuat, lebih tenang, dan lebih memahami arti dari setiap langkah hidup.

Di tengah kesederhanaan malam, aku menemukan ketenangan. Bahwa hidup tidak harus selalu ramai untuk terasa berarti. Kadang, dalam diam kita menemukan arah, dan dalam sepi kita menemukan makna.

Malam ini mengajarkanku satu hal: perjalanan ini memang tidak mudah, tetapi aku akan terus berjalan—dengan hati yang kuat dan mimpi yang tetap menyala.✅🔰🟥🟨🟩

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fotografer Perantau di Universitas Teuku Umar

Perjalanan Merantau di Aceh: Wawancara Bersama Bapak Rahmad Hidayat, SP

KITA HARAPAN PAPUA DI TANAH RANTAU – KOTA ACEH